Your ad featured and highlighted at the top of your category for 90 days just $5.
Choose
"Make this ad premium" at checkout.

User description

Indonesia jelas tenar dengan keberagamannya. Mulai dari bahasa, suku budaya, musik, masakan, hingga kepercayaan. Indonesia sendiri mempunyai 5 agama yang diakui, tapi mayoritas penduduknya memeluk agama Islam. Ya, Indonesia sendiri bisa dibilang jadi salah satu negara dengan jumlah pemeluk agama Islam yang terbanyak. Islam sendiri tentunya mengalami persebaran di Indonesia dalam waktu yang cukup lama. Dalam sejarah persebaran agama Islam di Indonesia, pastinya kita tak asing dengan sejarah walisongo. Walisongo yang berarti sembilan wali ini merupakan beberapa wali yang mempunyai peran penting dalam menyebarkan agama Islam terutama di Pulau Jawa. Merekalah yang menyajikan Islam kepada masyarakat Indonesia di masa lampau dan mengajak mereka untuk memeluk agama Islam. Pada peluang kali ini kita akan membahas sebagian wali yang termasuk Walisongo.Yang pertama merupakan Sunan Gresik. Sunan Gresik sendiri bisa dibilang sebagai wali pertama yang menyebarkan agama Islam di pulau Jawa. Memiliki nama absah Maulana Malik Ibrahim, Sunan Gresik sendiri bukanlah orang Jawa. Beberapa sumber tentunya memberikan jawaban yang berbeda, akan melainkan segala mengatakan bila beliau bukanlah orang Indonesia. Dalam menyebarkan agama Islam di Jawa sendiri, Sunan Gresik mempunyai sebagian strategi. sikoplak dikenal sebagai orang pertama yang membangun pondok pesantren yang nantinya akan menghasilkan guru agama dan menolong menyebarkan agama Islam. Lalu beliau sendiri juga dekat dengan masyarakat dan memberikan kesan yang lemah lembut dan sopan. Selain itu, beliau juga mengajari pertanian terhadap masyarakat dan menjadi tabib.Lalu wali kedua yang juga terkenal di sejarah walisongo yaitu Sunan Kalijaga. Memiliki nama orisinil Raden Mas Said, masa muda beliau terbukti dilewati secara gelap. Beliau pernah menjadi perampok yang akan memberikan hasil rampoknya kepada masyarakat yang memerlukan. Akan tetapi, beliau disadarkan saat akan merampok Sunan Bonang dan mulai menjadi muridnya. Sunan Kalijaga sendiri bisa dibilang unik dalam menyebarkan agama Islam. Beliau mencoba untuk menghargai kultur lokal dan melakukan dakwah secara bertahap. Beliau lebih menekankan dakwah via kesenian seperti wayang, seni ukir, lagu, dan juga gamelan. Nyanyian Lir Ilir dan Gundul-gundul Cangkul sendiri dipercaya sebagai buatan beliau.Yang berikutnya yaitu Sunan Kudus. Bernama autentik Sayyid Ja’far Shadiq, beliau diandalkan berasal dari Palestina. Sunan Kudus sendiri diketahui banyak menimba ilmu dengan Sunan Kalijaga. Maka tak heran bila jalan dakwah yang diambil beliau tak jauh berbeda dengan Sunan Kalijaga. Beliau sendiri mengedepankan toleransi terhadap kultur setempat. Tak heran, beliau menerima simpati dari masyarakat setempat. Langkah akulturasi ini tentunya sukses dalam menarik jumlah pemeluk Islam di tempat hal yang demikian. Salah satu peninggalan beliau yang tenar yakni Mesjid Menara Kudus yang bergaya unik dan menjadi ikon di kota Kudus.Itulah tadi cerita beberapa wali yang turut menyebarkan agama Islam di pulau Jawa. Dengan mempelajari sejarah walisongo, tentunya semakin membuat kita mengerti seandainya pengorbanan mereka dalam menyebarkan agama Islam di Indonesia wajib kita teladani.